Tahanan Narkoba Di Kabupaten Wajo Mendominasi, Ini Yang Dikatakan Ketua DPC GANN Wajo!

oleh -293 views

WAJO, RRN – GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional) merupakan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat berbasis massa yang lahir dan berangkat dari ide dan rasa orang tua terhadap anak-anaknya agar selamat dari ancaman bahaya Narkoba.

Ketua DPC GANN Kabupaten Wajo Andi Herlind Yulianti Indra menjelaskan bahwa GANN bertujuan untuk membantu pemerintah beserta aparatur Negara dalam melawan Narkoba. GANN menjalin sinergitas dengan Polri, TNI, Kejaksaan dan BNN, Kementerian Kesehatan, Instansi Pemerintah, BPOM serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Tugas pokok GANN adalah memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat luas terutama untuk anak-anak sekolah, Pelajar, Mahasiswa agar mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini serta membantu pemerintah dalam hal penanganan dan penanggulangan terhadap penggunaanlah dan penanggulangan terhadap penggunaan dan Peredaran gelap narkoba yang sudah menjadi fenomena di Indonesia ,” terangnya.

Menurut Andi Herlind, dengan maraknya peredaran narkoba di kabupaten Wajo, GANN hadir bersama ditengah Masyarakat untuk menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa yang saat ini terancam oleh Bahaya Peredaran Gelap Narkoba. GANN berwenang membantu meringankan tugas aparat terkait dalam penanganan dan penanggulangan permasalahan Narkotika serta membangun sinergitas yang baik dengan instansi-instansi pemerintah yang terkait dengan Polri atau BNN.

“Dalam hal anggaran sudah jelas di dalam APBN dan APBD alokasi dana untuk penanggulangan narkoba dengan demikian GANN akan mewujudkan kerja nyata agar dana tersebut bisa dikeluarkan untuk semua kegiatan GANN,” ujarnya.

Lanjutnya, Saya Prihatin dengan Peredaran Narkoba di Kabupaten Wajo, Karena Dominan tahanan 80 persen di Rutan lebih banyak kasus Narkoba, dari pada Kasus pidana umum, dan ada pula tahanan Narkoba yang seharusnya diberikan hukumann setara dengan pemakai, tapi malahan mendapat hukuman setara dengan bandar, padahal BB-nya hanya 0.0 sekian, Sedangkan ada bandar diberikan hukuman setara dengan pemakai.

Ketua DPC Wajo yang Juga Kepala Biro Media Online radar reportase news ini, berharap agar di Wajo penanganan Narkoba lebih tegas lagi, selain itu dalam pemberantasan Narkoba di Wajo tidak ada istilah 86, dan di Wajo juga butuh rehabilitasi,” tegasnya”.

“Dan Mari kita ciptakan Lingkungan yang bersih, aman, tentram, sehat dan bebas dari Narkoba, serta kita wujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas tanpa Narkoba. Kepada instansi pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama perangi narkoba,”pungkasnya.

(Andi Herlind)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *