MAROS, RRN – Mobil ambulance PAC. Mandai DD 1790 XW mau antar warga ke rumah sakit, Namun sebelum pengantaran kami melakukan pengisian BBM Pertalite dan di tolak oleh operator SPBU batangase karena tidak terdaftar di Aplikasi Barcode dan di arah kan untuk mengisi pertamax, Rabu (01/02/2023) pukul 22.27 malam.

Menurut pegawai SPBU batangase, Mobil nya tidak terdaftar di Aplikasi Barcode untuk pengisisan Pertalite, Dan di arah kan untuk pengisian BBM pertamax, Alasannya mobil ini tidak terdaftar untuk pengguna BBM Pertalite dan terdaftar di pengisian BBM Solar.
Kemudian Syamsu Alam driver juga adalah Ketua Pemuda Pancasila PAC Mandai merasa kesal kepada operator SPBU Batangase, “Kenapa bisa ini jelas-jelas adalah Mobil Minimal bus AVP menggunakan BBM Pertalite kenapa bisa terdaftar di Aplikasi pengguna BBM solar, Lalu di arah kan ke Pengisian Pertamax karena Mobil ini tidak menggunakan solar.
Menurut Syamsu Alam Ketua Pemuda Pancasila PAC Mandai menyampaikan ke awak media bahwa, Di duga keras ada manipulasi Barcode oleh pihak SPBU Batangase dengan mendaftarkan plat mobil dan di daftarkan ke penguna BBM Solar agar di manfaatkan oleh pengguna BBM Solar untuk mengisi secara berulang-ulang tutunya.
Selanjutnya Awak media mengkonfirmasi laporan Ketua PP PAC Mandai, Ke pihak SPBU Batangase dan Bertemu Manajer Lukman menyampaikan ke Awak media, ” Ada kesalahan dengan operator kami semalam dan meminta STNK Mobil ambulance tersebut untuk di daftar ulang agar terdaftar kembali untuk pengisian Pertalite,
Ketua PP PAC Mandai Samsu Alam menambahkan, “Dua hari yang lalu Mobil Ambulance ini mengisi di SPBU ini tidak ada masalah, Kenapa semalam sy di persulit dan di suruh mengisi Pertamax, Apabila terjadi apa-apa dengan pasien siapa yang akan bertanggung jawab, Apalagi ambulance ini gratis untuk warga Mandai, Kami meminta ke kepada Bupati, Camat dan Kapolsek untuk menindak lanjuti Permasalahan ini, Tutupnya.

(Adam)






