LUWU UTARA. RRN – Di tengah pengungsian Posko banjir bandang, yang terjadi dua pekan lalu mengakibatkan puluhan ribu warga mengungsi. Karena, hunian mereka porak poranda dan khawatir akan terjadi banjir susulan, memaksa mereka harus berada di pengungsian yang tentu suasananya serba keterbatasan.
Gambar Suasana Takbiran warga pengungsi di Desa Meli Kab. Lutra
Kondisi seperti itu tentu hunian lingkungan mereka, membuat suasana menjadi haru. Nampak di raut muka para pengungsi, menjelang malam Hari Raya Idul Adha 1441 H. Pasalnya suasana yang tidak pernah di alami sebelumnya.
Di moment Hari Raya besar Islam. Kali ini, mereka harus rela merayakannya, dengan suasana keterbatasan di pengungsian akibat dampak banjir bandang 13 Juli lalu.
Di saat mereka larut dalam suasana haru akan suara takbir, Alhamdulillah moment itu juga hadir, suara takbir pun mengemah rasa syukur akan ke-Esaan Allah, lewat lantunan takbir menjadi semangat baru bagi mereka yang merayakan rangkaian Hari Raya Idul Adha 1441 H, Kamis 30/07/2020.
Seiring menggemahnya Takbir, dengan suasana Khidmat dan Khusuk, para korban bencana banjir bandang mengikuti Takbiran yang di Pandu, Sekjen DPD PARTAI GELORA KOTA PALOPO, Ust. LUKMAN KHALID.
Ini, merupakan moment yang tidak terlupakan, bagi korban bencana banjir bandang Luwu Utara.
Dalam kesempatan itu juga hadir, CREW BLUE HELMET, dari Tim Rescue, Tim Klinik Lapangan, dan rombongan bidang Ke-Agamaan dan Ke-Rohanian DPD PARTAI GELORA INDONESIA KOTA PALOPO. yang di tempatkan di DESA MELI Kab Luwu Utara.
(Herman- Bang yoga – ) melaporkan dari lokasi bencana.







