PAMEKASAN, RRN – Diantara pembangunan fisik, aspek pembangunan non fisik juga menjadi sasaran penting dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Rangperang Dejeh Kec. Proppo Kab. Pamekasan. Pembangunan nonfisik sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperkokoh jiwa nasionalisme masyarakat dari berbagai ancaman bangsa hal itu memang sangat di anjurkan oleh pimpinan TNI dengan maksud bahwa TNI dan Rakyat tetap harus solid karena rakyat juga adalah bagian dari pertahanan negara”, Kamis (30/09/21).
Berbagai kejadian sudah banyak kita lihat dan kita dengar dari berbagai media maraknya peredaran narkoba serta masih ada berbagai aksi kriminalitas baik kualitas maupun kuantitas, masalah-masalah itu kembali komunisme baru, paham radikalisme, kelompok anti Pancasila itu semua mengancam pertahanan nasional,” urai Dansatgas TMMD.
Untuk itu pembangunan fisik yang dilakukan, berupa pembuatan jalan Baru, pemasangan Paving, pengeboran, Pembuatan Tandon dan Rutilahu namun untuk kegiatan Non Fisik yaitu penyuluhan bela negara dan pertahanan nasional, kamtibmas dan narkoba, serta pembinaan pemuda. Pembangunan nonfisik menjadi upaya TNI AD dalam memperkuat pertahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah. Terutama, dalam upaya mencegah sekaligus melakukan deteksi dini terhadap berbagai masalah dan ancaman yang bisa datang kapan saja pada wilayah kita”Sambung Letkol Inf Tejo Baskoro sebagai Dansatgas TMMD.
Selain itu disampaikan Bupati Pamekasan Badrut Tamam yang mengingatkan masyarakat, khususnya pelajar untuk berhati-hati dengan ancaman narkoba, paham radikalisme, pornografi dan hal-hal negatif lain yang mengancam keutuhan bangsa. Pengaruh-pengaruh negatif itu rentan didapat dari smartphone . Sehingga pesannya agar para pelajar menggunakan smartphone -nya hanya untuk kepentingan belajar dan hal-hal positif lain, kami hanya bisa menghimbau agar kita sama-sama bisa peduli pada generasi kita selanjutnya agar lebih waspada dan berhati-hati.
(Salimin)






