Kini Saatnya Desa Dituntut Untuk Kreatif Dan Inovatif

oleh -300 views

SOPPENG, RRN — Kini saatnya Desa dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mengembangkan desanya sesuai dengan potensi dan sumber daya yang dimiliki, untuk pemanfaatan Dana Desa yang didapatkan setiap tahunnya.

Pelajar genius membuat seluruh Indonesia tercengang. Sendi disembuhkan dengan cara biasa.

Dan hal ini bisa diperlihatkan oleh Pemerintah Desa Timusu Kec.Liliriaja Soppeng, dimana termasuk desa paling inovatif dan kreatif dalam mengembangkan desanya, terbukti sudah tiga kali berturut-turut dapatkan penghargaan dalam Lomba Inovasi Desa tingkat Kabupaten Soppeng.

Dan bahkan tahun 2018, kemarin selain juara lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, juga meraih predikat Desa terbaik tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dalam kategori pemanfaatan Dana Desa dan Padat Karya Tunai, sekaligus masuk nominasi Desa Terbaik Tingkat Nasional.

Dan tahun ini mereka melakukan satu inovasi yakni menyulap rawa rawa menjadi embun sekaligus sebagai sarana wisata mancing bagi warga Desa Timusu dan masyarakat umum lainnya.

Kini kawasan itu yang dulunya rawa rawa berbentuk Cekdam tapi tak terawat kini sudah terlihat asri dan nyaman suasana alamnya dan menarik untuk memanfaatkan suasana liburan sambil mancing mania apalagi kedepannya akan dilengkapi taman taman sehingga lebih bisa memanjakan mata kata Kades Timusu Firdaus.

Lanjut menurut firdaus bahwa untuk memanfaatkan suasana alam begitu nyaman maka oleh Pemerintah Desa Timusu dengan bekerjasama sebuah lembaga yang namanya Kolong Ilmu membuat perogram namanya English Camp, dimana nantinya tempat ini sebagai sarana untuk belajar bahasa Inggris dialam terbuka, dimana anak anak memperoleh kesempatan belajar bahasa Inggris dengan metode pembelajaran yang menyenangkan karena menyatu dengan alam sekitarnya.

Sehingga diharapkan lokasi embun ini menjadi lokasi wisata yang multi fungsi, karena selain tentu sebagai sarana pengairan untuk pertanian dan perikanan juga sebagai lokasi untuk mengedukasi warga tentang berbagai hal termasuk bahwa kita bisa belajar dimana saja bukan hanya digedung sekolah seperti yang mereka selama ini ketahui, tapi belajar dialam terbuka pun jauh lebih mengasyikkan bagi anak anak ujar Firdaus.

Firdaus berharap, sebagai Kepala Desa Timusu bahwa semoga kedepannya lokasi ini, bisa menjadi tempat yang menyenangkan sekaligus melalui kerjasama mereka dengan lembaga kolong Ilmu ia berharap bisa mewujudkan lokasi ini sebagai kampung Inggris yang ke 7 di Indonesia kata mereka dengan penuh optimis.

(Rosha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *