Ketua TP PKK Ikuti Workshop Nasional, Dirjen; Indeks Manusia Mencapai 91,72

oleh -313 views

KOTA PALOPO, RRN – – Ketua TP PKK Kota Palopo dr. Hj. Utia Sari Judas, M.Kes Mengikuti Workshop Nasional Kabupaten Kota Sehat (KKS) Regional II Tahun 2020 Secara Virtual di Ruang Bappeda. Rabu, 9 September 2020.

Dirjen Kesehatan masyarakat Kemenkes RI dr. Kirana Pritasari, MQIH saat membuka acara menyampaikan, jika kita tidak memiliki komitmen yang kuat di jajaran Pemerintah, tidak melibatkan Pemda, masyarakat, maka kita akan sulit untuk mengalahkan pandemi Covid-19.

Kita tidak akan berdamai dengan pandemi, kita akan perang melawannya, protokol kesehatan adalah kuncinya. Kita, tetap harus menjaga zona daerah masing-masing dan diusahakan untuk berada di zona hijau. ” Kata Dirjen Kesehatan

Karena, dampak dari pandemi ini, dapat kita rasakan. Tidak hanya masalah kesehatan, tapi juga masuk dalam wilayah sosial ekonomi dan mungkin juga akan mempengaruhi tingkat kriminalitas.

Sehingga, protokol kesehatan baik itu di tempat kerja, tempat wisata dan tempat ibadah harus dijalankan. ” Ungkapnya

Komitmen global pada tahun 2015 waktu itu, kita tidak memikirkan, mempertimbangkan, kemungkinan adanya pandemi besar seperti covid-19.

Karena pada waktu itu, kita sudah mengalami kasus flu burung. Tapi jumlahnya, tidak sebesar kasus sekarang ini. Dimana banyak Negara yang terpapar dan mempengaruhi beberapa sektor. ” Jelasnya

Lebih jauh dikatakan Kirana Pritasari, tujuan dari pembangunan berkelanjutan yang kita lihat, bukan hanya dari sektor kesehatan.

Karena, tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Sehingga, dukungan dari seluruh sektor untuk bisa mencapai komitmen tingkat global dan juga di tingkat nasional yang sudah tercantum dalam RPJMN 2020-2024 harus diupayakan. ” Bebernya

Selain itu, Kabupaten/kota menjadi tumpuan sehingga kabupaten/kota harus memikirkan bagaimana meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, yang dapat berkoordinasi dengan pemprov.

Indeks pembangunan manusia di Indonesia terus meningkat yang saat ini sudah mencapai 71,92 Kabupaten/kota sehat menjadi sarana untuk meningkatkan Indeks pembangunan manusia, walaupun masih ada beberapa daerah yang tingkat indeks pembangunan manusia sedang dan juga ada yang rendah. ” Imbuhnya

Kita berharap dengan komitmen bersama, kolaborasi dan sinergi untuk mempererat forum kerjasama kota sehat yang melibatkan berbagai sektor. ” Pungkas Dirjen Kesehatan masyarakat Kemenkes RI

(Hms/Bang yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *