LUTIM, RRN – Menyikapi kelangkaan BBM subsidi yang terjadi di berbagai SPBU di Kabupaten Luwu Timur, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila, Abdul Rauf Dewang, mendesak Komisi II DPRD Luwu Timur agar segera memanggil Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag).

Menurutnya, kelangkaan ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Selain antrean panjang di SPBU, harga eceran BBM di lapangan pun melonjak drastis hingga mencapai Rp25.000 per botol.
“Ini bukan hanya soal distribusi, tetapi sudah menyangkut kepastian dan keadilan bagi masyarakat kecil. Kami meminta Komisi II DPRD turun tangan dengan memanggil Koperindag untuk memberikan penjelasan sekaligus mencari solusi,” tegas Abdul Rauf Dewang.
Ia juga menambahkan, jika kondisi ini dibiarkan berlarut, maka akan semakin membebani masyarakat yang kesehariannya bergantung pada BBM bersubsidi, baik untuk transportasi maupun usaha kecil.

(A.Hilal)






