Kapolsek Sangalla Pimpin pengamanan Penguburan Almarhumah, Diback Up Unit Resmob dan Koramil Sangalla

oleh -23 views

TANA TORAJA. RRN- Demi untuk menjaga kamtibmas pasca terjadinya insiden perkelahian Kapolsek sangalla Yosep Dendang bersama personil dan di back up oleh Unit Resmob Polres Tana Toraja melaksanakan kegiatan pengamanan dalam proses penguburan almarhumah ELA (inisial) korban bunuh diri Kamis, 28 Mei 2020.

” Pengamanan ini pula melibatkan personil dari Koramil Sangalla “. kata AKP. Yosef Dendang saat di konfirmasi.

Rangkaian kegiatan penguburan almarhumah ELA di awali dengan ibadah yang dilaksanakan sekira Pukul 08.00 WITA hingga Pukul 13.00 WITA, di lingkungan Kote’ Kel.Tongko Sarapung Kec.Sangalla Kab.Tana Toraja kegiatan ini di mulai pukul 08.00 wita hingga pukul 13.00 wita.

Usai ibadah penguburan, dilanjutkan dengan acara pemakaman almarhumah yang berlangsung di perbatasan Sangalla Lemb.saluallo kec.sangalla utara Kab.Tana Toraja.

Dalam keterangannya, AKP Yosef Dendang katakan, pelibatan personil Polsek Sangalla , Koramil Sangalla dan di back up penuh oleh unit Resmob Polres Tana Toraja bertujuan sebagai upaya antispasi kemungkinan buruk yang dapat saja terjadi selama proses pemakaman almarhumah berlangsung, mengingat sebelumnya telah terjadi insiden yang tidak di inginkan.

” Kami turut berduka cita atas apa yang terjadi pada almarhumah, kami turut mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menerima kenyataan ini, dan kami juga berharap tidak ada lagi insiden gantung diri, kejadian ini janganlah terulang lagi, untuk itu kami mengajak kepada seluruh warga Sangalla untuk lebih peduli pada keluarga dan lingkungan sekitar “. Ujar Yosef Dendang simpatik.

Menyinggung soal insiden perkelahian yang terjadi pada Selasa malam lalu di kediaman orang tua almarhumah, Yosef Dendang katakan prosesnya sedang berjalan, ” rekan rekan di reskrim sedang menangani kasus tersebut, kita serahkan sepenuhnya kepada hukum yang berlaku.

Kapolsek juga meminta kepada warga agar sekiranya lebih mengedepankan kebersamaan dalam melewati pandemi Corona, keselamatan orang banyak jauh lebih penting di banding terbakar oleh emosi sesaat yang akhirnya membuat semuanya jadi kacau dan berantakan.

” Tidak ada gunanya tawuran atau pun perkelahian hanya lantaran persoalan sepele, yang menang akan jadi arang dan yang kalah akan jadi abu, sama sama merugi, lebih baik kita satukan tekad bersama, saling mengingatkan dan saling menguatkan sesama agar dapat melewati pandemi Corona demgan selamat “. Pungkasnya

(Hms/Vinha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *