PAMEKASAN, RRN – Kesepakatan bersama untuk melestarikan lingkungan hidup melepaskan ancaman kerusakan dengan melakukan penghijauan merupakan hal yang sangat dianjurkan.
Demikian disampaikan Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 0826/Pamekasan Letkol Inf Tedjo Bhaskoro
Dansatgas mengatakan bahwa aksi penanaman pohon ini bertujuan agar udara menjadi lebih segar dan lahan kembali hijau juga.
Guna menjaga keseimbangan dan ekosistim, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 Kodim 0826/Pamekasan melaksanakan penghijauan dengan menanam 2400 pohon buah-buahan disepanjang lokasi sasaran fisik, Rabu (29/9/21).
Menanam pohon, kata Dansatags juga bisa mencegah banjir, mengurangi kebisingan, mencegah abrasi dan sebagainya. Untuk itu mulailah menanam pohon dari sekarang demi lingkungan yang nyaman bagi kehidupan makhluk hidup
Perwira abituren Akmil 1998 ini menjelaskan, dengan melalui aksi penghijauan ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat di daerah ini agar tidak mengabaikan lingkungan dan jangan merusak alam.
“Masalah global warming harus kita Atasi dengan penghijauan ini dipimpin langsung Dansatgas TMMD ke-112 Kodim 0826/Pamekasan Letkol Inf Tedjo Bhaskoro di Desa Rangperang daya Kec Propoo, Kab Pamekasan
“Dengan adanya penanaman pohon pada titik-titik lokasi yang tepat, dapat mengurangi efek dari kerusakan alam, sehingga kestabilan alam dapat terjaga, “lanjut Letkol Inf Tedjo Bhaskoro
Sebab, jika alam tidak dirawat secara bersama-sama maka kehidupan makhluk hidup diatas bumi akan terancam. “Tanaman harus dijaga bersama-sama demi kelangsungan mahluk hidup, maka itu saya tegaskan apa yang ditanam disini harus dijaga bersama, “harapnya.
“Yang kita tanam sekarang ini adalah pohon menyediakan makanan, selain manfaat lain yang diperoleh juga dapat menikmati hasil buah dari pohon tersebut. Bukan saja manusia tapi burung dan hewan lainnya juga dapat menjadikan sebagai sumber makanan dari pohon buah-buahan yang ditanam dilokasi TMMD ini, “tandas Dansatgas.
(Salimin)






