JAKARRA, RRN—Hujan deras mengguyur Jalan Raya Hankam kelurahan Bambu Apus, kec. Cipayung dan sekitarnya masih meninggalkan luapan air atau banjir di beberapa wilayahnya, Sabtu (29/02/2020).
Seperti yang terjadi di Jalan Raya Hankam, Kelurahan Bambu apus, Kecamatan Cipayung, air setinggi 60 sentimeter masih menggenangi jalan raya.
Bahkan, air juga menggenangi perumahan yang berada di dalamnya hingga ruas jalan tidak terlihat lagi.
Menurut salah satu warga yang tidak ingin namanya disebut, banjir terjadi disaat di guyur hujan deras pada tanggal 28/02/2020 pada pukul 12.00 Wib hingga siang ini dikarenakan dengan deras diguyur hujan.
Ia menyebutkan, banjir terjadi karena luapan Kali sunter yang berada persis di bahu jalan karena curah hujan yang besar hari ini.
Bahkan, banyak pengendara motor yang mengurungkan niatnya hingga putar balik menghindari genangan setinggai 60 sentimeter tersebut.
Seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan rumahnya juga terendam banjir mengaku belasan rumah lainnya di RT tetangga juga tergenang air.
“beberapa Rt yang rumahnya terendam banjir. Tingginya rata-rata 40 sentimeter. Tapi yang parah itu tingginya 60 sentimeter. Ada puluhan rumah yang kerendem,” kata dia.
Warga mengaku membutuhkan bantuan air bersih dan pasokan makanan seperti mi cepat saji untuk beberapa hari kedepan karena akses jalan yang lumpuh
(RWN)







