DOSEN KIMIA UNM MEMBERIKAN PELATIHAN DAN PEMBUATAN MANISAN SAYURAN KERING DI SMAN 5 GOWA

oleh -153 views

GOWA, RRN – – Berbagai upaya kegiatan yang inovasi dan kreatif yang telah dihasilkan oleh tim pengabdi, diantaranya PKM PNBP FMIPA Universitas Negeri Makassar, yang ketuai Dr. Hasri, M.Si, dan anggota Dr. Mohammad Wijaya. S.Si. M.Si, Diana Eka Pratiwi, S.Si. M.,Si dan Nita Maghfirah, S.Si. M.Si., melaksanakan kegiatan pengabdian secara virtual di salah satu ruangan jurusan kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan di SMAN 5 Gowa Kecamatan Tinggi moncong Kabupaten Gowa. Yang telah dibuka langsung secara virtual oleh Yang mewakili Ketua LP2M UNM Ibu Dr. Syamsidah,M.Si dan Dekan FMIPA Bapak Drs. Suwardi Annas, Ph.D dan dihadiri oleh Ketua Jurusan Kimia Dr.Muhammad Anwar, M.Si, beserta dosen Kimia FMIPA UNM, yang mana untuk kegiatan ini adalah 10 judul PKM yang diselenggarakan mulai hari sabtu 5 September sampai ahad 6 September 2020.

Pada saat masih berada di tengah pandemic covid 19, tim pengabdi harus berkewajiban tetap melaksanakan kegiatan PKM dengan syarat protokol kesehatan dengan memakai masker kain, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun hand sanitezer.

Saat awal memulai pelatihan, Tim pengabdi melakukan pelatihan dan pembuatan manisan sayuran kering dengan menjelaskan secara terperinci, 4 bahan baku sayuran adalah wortel, terong, Tomat dan cabe.

Dengan mempraktekan langsung dimana Sayuran selama ini adalah sumber makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia, kandungan nutrisi dan vitamin dalam sayuran sangat baik untuk menjaga kesehatan ditengah pandemic ini. Kadang sayuran bisa diolah dengan memasak untuk sop atau tumisan.

Pengolahan manisan sayur mempunyai kemiripan dengan cara pengolahan dengan pembuatan manisan buah, Sayur di olah dengan menggunakan air gula, air garam dan air kapur agar bisa mempertahankan keawetan dan mempertahankan kesegaran sayuran.

Manisan sayuran dibuat dua macam yaitu manisan basah dan manisan kering. Untuk pelatihan ini tim pengabdi hanya melakukan pembuatan manisan sayur kering. Untuk memilih manisan sayuran, perlu memilih sayur yang segar dan tidak busuk karena akan mempengaruhi struktur rasa dan aroma

Sayuran yang dipilih berasal dari daerah malino, tepatnya di Kawasan Kanreapia TompoBulu. Sayuran yang dipilih misalnya wortel dan terong, direndam dalam air kapur selama 2 jam, setelah itu sayuran wortel dan terong, tiriskan kemudian sayuran bisa diolah, kemudian potong kecil ukuran sayuran wortel dan terong, agar kecil, peremasan air garam bertujuan untuk mengurangi rasa pahit, ditambahkan gula supaya menjadi manisan kering.

Sedangkan untuk manisan cabe, caranya pertama tama buang biji cabe sampai k bersih, lalu cuci bersih dan rendam cabe dengan air garam selama 2 jam agar rasa pedasnya hilang, lalu buang air garam bekas rendaman cabe dan cuci bersih larutkan gula ke dalam panci yang berisi air,

Wortel dikenal baik untuk menjaga kesehatan mata dan diperkaya beta karotin yaitu senyawa yang dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi mata serta mencegah dari katarak. Dengan kandungan antioksidan.

Acara pelatihan PKM dilakukan secara virtual yang dihadiri oleh peserta siswa Kelas XI SMAN 5 Gowa .

menurut Dr. Hasri, (Alumni S3 UGM Yogyakarta), bahwa kegiatan ini diikuti peserta didik dari SMAN 5 Gowa, dimana peserta didik sangat serius memperhatikan penjelasan dari tim pengabdi mulai cara memilih sayuran, pembuatan manisan dan pengemasan.

Diakhir presentasi peserta didik banyak yang bertanya, dan berkat kesiapan tim pengabdi mampu dijawab dengan dengan baik.

Menurut Wijaya (Alumni S3 PSL IPB Bogor), bahwa potensi sayuran yang ada di daerah tinggi moncong dan Kanreapia Kecamatan Tombolopau Kabupaten Gowa untuk dijadikan manisan masih sangat minim.

” Oleh sebab itu perlu dilakukan kegiatan yang menghasilkan inovasi untuk masyarakat yang berada di daerah tinggi moncong, agar manisan sayuran kering dapat menjadi produk unggulan baru bagi masyarakat. ” Tuturnya

Pelaksanaan kegiatan PKM mendapat support dari Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNM Makasasar Bapak Prof. Dr.H.Bakhrani A.Rauf M,T., pada kesempatan ini, ketua LP2M menyampaikan pengarahan tentang pentingkan pengabdian yang berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

” Pesan Rektor UNM Prof.Dr.H. Husain Syam. M.TP., yang menekankan bahwa setiap dosen pengabdi untuk wajib melakukan kegiatan pengabdian dengan mengedepankan sisi kreatifitas dan inovasi untuk menciptakan terobosan baru dalam setiap pelaksanaan pengabdian ini. dan Pelaksanaan kegiatan PKM ini di danai oleh PNBP FMIPA Jurusan Kimia. ” Ucap Rektor UNM, yang disampaikan melalui Ketua LP2M.

(Hardin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *