Bupati Muslimin Bando Jadi Tamu Kehormatan Dalam Festival Smart Kampung

oleh -295 views

BANYUWANGI, RRN—Pembukaan festival smart kampung berbasis inovasi desa yang digelar pemkab Banyuwangi,ditinjau bupati Muslimin Bando bersama bupati Abdullah Aswar Anas sekaligus menjadi tujuan studi tiru kreatif desa unggulan setempat.

Di lokasi pameran Smart Kampung disambut tari gandrung Banyuwangi, anggota DPD RI Muqowam serta masyarakat dan para turis mancanegara.

Dalam pameran smart kampung disuguhkan hasil desa bserta kemajuan dalam bentuk pelayanan elektronik berbasis IT.

Dikatakan bupati Enrekang Muslimin Bando, pelayanan elektronik di desa desa yang ada di Enrekang juga sudah dilakukan dengan akses internet meski ada Desa dengan keterbatasan jangkauan jaringan dan bergabung pada desa tetangganya.

“Punya perbedaan Kondisi desa Enrekang secara geografis sangatlah bermedan berat dibanding Banyuwangi. Dan seluruh Desa tetap bisa mengakses jaringan internet.”kata bupati Muslimin Bando dengan ciri khasnya bertopi capil warna hitam, Sabtu (27/7/2019).

Menurut dia, Akan tetapi inovasi yang dilakukan pemkab Enrekang tidak kalah cepat. Diadakannya pameran potensi dari bursa inovasi desa yang telah dilaksanakan dan prinsipnya sama dengan Banyuwangi,

“Tapi berbasis elektronik itu yang belum maksimal di daerah Enrekang kita pacu sehingga perlu belajar dan itu gunanya kerjasama itu dilakukan,”jelas bupati Muslimin Bando.

Lanjut bupati Muslimin Bando begitu akrab dengan bupati Banyuwangi dilanjutkan peninjauan 8 stand desa yang meraih desa inovasi unggulan dalam bentuk kreasi pelayanan publik yang berbeda.

Bupati Muslimin Bando, menyaksikan Potensi desa unggulan dan tampak jelas tak repot repot Desa pamerkan seluruh potensinya.

Ada potensi kreatif dalam pelayanan KTP, layanan kesehatan, mengolah kopi, ada potensi daur limbah, layanan internet pedesaan,pengaduan masyarakat,IMB, ekonomi kreatif kerajinan dan lainnya.

Kata dia, Dari awal keberadaan desa terus dioptimalkan, kalo desa itu yang punya unggulan potensi kearifan lokal harus betul betul dikuasai oleh pak desanya.

“Dan mampu terinformasi, di desa karena terpenting potensi unggulan desa terkelola maksimal berdampak manfaat pada masyarakatnya,”terang Bupati Muslimin Bando.

(Ani Hasan)

Sumber:Mas Samsul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *