MOROWALI, RRN – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara resmi melantik Aris, S.Sos sebagai Penjabat Kepala Desa Matano, Kecamatan Sombori Kepulauan, Kabupaten Morowali, di Aula Kantor Camat Sombori Kepulauan, desa Tanjung Harapan, Rabu (22/7/2026).
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 100.3.3.2/KEP.0228/DPMD/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Matano, Kecamatan Sombori Kepulauan. Momentum itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menjamin keberlangsungan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K. beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Abdul Malik Hafid, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ichwan Bachmid, Camat Sombori Kepulauan Ambo Asse, para kepala desa se-Kecamatan Sombori Kepulauan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan Forkopimda tersebut mencerminkan dukungan terhadap terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang efektif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan ucapan selamat kepada Aris, S.Sos atas amanah yang diberikan sebagai Penjabat Kepala Desa Matano. Ia menegaskan bahwa kepala desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik dan mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap program yang dijalankan di desa harus disusun berdasarkan aspirasi warga serta selaras dengan kebijakan pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten.
Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Menurutnya, seluruh kepala desa di Kabupaten Morowali harus mengedepankan kolaborasi, menghilangkan sekat atau perbedaan yang dapat menghambat pembangunan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ia berharap seluruh aparatur desa mampu bekerja secara profesional, transparan, dan saling mendukung demi mewujudkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Selain itu, Bupati Iksan menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak para kepala desa untuk terus memperkuat koordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif. “Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, pembangunan di desa akan berjalan optimal dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” tegas Bupati.

(***)






