Buka Rakerda DP2KB, Sekda Lutim Minta Masalah Stunting Ditangani Serius

oleh -60 views

LUTIM, RRN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli, meminta agar permasalahan stunting ditangani secara serius, karena kekerdilan anak bukan hanya terkait masalah gagal tumbuh secara fisik, tetapi lebih dari itu. Stunting dapat mematikan masa depan seorang anak, bahkan sebelum tumbuh dewasa karena stunting mengindikasi kemampuan kognitif anak.

“Saya menaruh harapan yang besar kepada setiap pihak yang terkait untuk mewujudkan tujuan yang mulia dalam menyukseskan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting. Dan saya mengajak semua unsur yang hadir pada rakerda ini untuk memberikan sumbangsih pemikiran saran dan pokok pikiran serta rencana kerja yang sistimatik untuk dapat dijadikan acuan dalam mendukung pelaksanaan dan keberhasilan Bangga Kencana di masa yang akan datang,” harap Sekda Lutim, H. Bahri Suli, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DP2KB) tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2022, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (30/05/2022).

Sekda H. Bahri Suli juga mengapresiasi segenap pengelola program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja serta unsur masyarakat yang telah berkontribusi dalam memajukan program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Luwu Timur.

“Peran Dinas P2KB sebagai aktor sentral dalam membangun ketahanan keluarga secara utuh, harus kembali ditumbuhkan dalam rakerda ini. Keberhasilan program KB pada masa lalu yang diakui dunia adalah salah satu contoh nyata dari peran strategis program Bangga Kencana yang dilakukan oleh BKKBN dalam tatanan pengembangan baik ditingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota,“ tandasnya.

Kegiatan yang mengusung tema Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Optimalisasi Sumber Daya dan Korvergensi Lintas Sektor ini dihadiri oleh Koordinator Bidang KB, Ihsan mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Koordinator Bidang KB Sulsel ini mengucapkan terima kasih kepada Bupati Luwu Timur dan jajarannya yang memiliki komitmen tinggi dalam mendukung penyelenggaraan Program Bangga Kencana sebagai program prioritas daerah.

Dr. Ihsan mengungkapkan, pembangunan Program bangga kencana di Kabupaten Luwu Timur berdasarkan indikator-indikator program yang ada sudah cukup baik, sebagai berikut: angka TFR yang tercatat dari Hasil Susenas tahun 2019 sebesar 2,79, Peserta KB Aktif (CPR) berdasarkan hasil pendataan keluarga 2021 sebesar: 56.9%, unmet need berdasarkan pendataan keluarga 2021 diangka 18.1 dibawah rata-rata provinsi 20%, peserta KB Aktif MKJP berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2021 nya 37,3% diatas rata-rata provinsi 23% serta Sebagian besar masyarakat terjangkau program bangga kencana yaitu sebesar 83.64%.

“Untuk percepatan penurunan Stunting, Kabupaten Luwu Timur berada pada urutan ke 3 terendah di Sulawesi Selatan setelah Kota Makassar, Kabupaten Luwu Utara dan kabupaten Luwu Timur yaitu diangka 19.9%,” ungkap Ihsan.

Sementara Kepala Dinas P2KB Lutim, Hj. Puspawati Husler dalam laporannya mengatakan tujuan Rakerda ini adalah untuk meningkatkan komitmen dan peran serta pemerintah daerah, mitra kerja dan stakeholder terkait dalam mendukung program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana serta Percepatan Penurunan Stunting.

“Adapun sasarannya ialah Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Chandrakirana, Kepala Puskesmas, Bidan Klinik, Ketua TP PKK Kecamatan, KUA Kecamatan, Kepala Desa Lokus Stunting, Koordinator PKB/PLKB, PPKBD dan Sub PPKBD,” jelas Puspawati.

Pada kesempatan ini dilakukan pemaparan materi oleh tiga narasumber yakni, Kepala Bappelitbangda Lutim, Dohri As’ari, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas P2KB Lutim, I Nengah Sudiasa, dan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lutim, Erwin.

Turut hadir pada pembukaan Rakerda ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika, Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. H. April, para Kepala OPD lingkup Pembak Lutim, perwakilan Kajari Lutim, para Camat, TP PKK Lutim, segenap organisasi perempuan, dan para peserta Rakerda Program Bangga Kencana.

(ikp-kehumasan/kominfo-sp/AHs/Fadel A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *