Bansos Tunai Tidak Tepat Sasaran, Aktivis GAM Angkat Bicara

oleh -765 views

LUWU, RRN—Pendistribusian Bantuan Sosial atau bansos tunai, di Kab. Luwu berupa Dana sebesar Rp.600.000, menuai polemik di kalangan masyarakat, pasalnya Bantuan Sosial tersebut yang berupa dana sebesar Rp. 600.000, dari Kementrian Sosial guna untuk mengatasi dampak ekonomi yang disebabkan wabah pandemi Virus Corona atau Covid-19 rupanya salah sasaran penerimanya.

Bantuan Sosial tersebut diserahkan kepada masyarakat, dengan melalui transfer ke rekening Bank BRI dan Kantor Pos, bagi masyarakat yang penerima Bansos mempunyai Buku Rekening BRI, akan di transferkan langsung ke rekening nya, dan bagi masyarakat yang penerima Bansos, tdk mempunya rekening Bank BRI nya, akan disalurkan melalui kantor POS.

Salah seorang Kader Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM). yang juga aktivis di Kec. Bua Desa Padang Kalua Apet, mengecam keras terhadap pihak pemerintahan Kab.Luwu dalam hal ini Dinas Sosial Kab. Luwu, beserta tim pendata nya, yang bekerja asal-asalan dan tidak berkerja secara optimal melakukan pendataan terkait Bantuan Sosial ini.

” Jangan membuat kesenjangan sosial di tengah-tengah Negara sedang berjuang melawan Virus Corona dalam hal ini Covid 19, tindakan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kab. Luwu, dalam melakukan pendataan Bantuan Sosial tidak betul-betul berkerja secara optimal dan tidak melihat kondisi secara objektif di lapangan dan yang lebih ironisnya lagi ada Apartur Sipil Negara yang menerima nya, ujarnya.

Bansos tunai ini hanya akan diberikan kepada warga yang belum menerima bantuan sosial lainnya. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Kartu Pra Kerja.

(Haslinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *