Bahaya Potensi OTG, Ketua PAC PP Malili Ingatkan Untuk Waspada

LUTIM, RRN—Orang tanpa gejala atau OTG menjadi bahaya laten dalam persebaran virus corona di semua wilayah, termasuk Wilayah kabupaten Luwu Timur

Pasalnya OTG menjadi pembawa atau carier virus corona yang tidak terdeteksi sejak dini,hal tersebut diungkapkan Ketua PAC Pemuda Pancasila Kec.Malili Yudi Burhan.SH Saat mengunjungi Salah Satu posko desa tanggap covid19 dikecamatan Malili , Sabtu ( 09/05/2028).

Dia mengatakan bahawa Orang tanpa Gejala (OTG) menjadi salah satu faktor pemicu penambahan angka kasus positif Covid-19. OTG merupakan kategori orang yang berisiko terinfeksi virus corona namun tidak menunjukkan gejala apapun.

“Orang yang berstatus OTG ini sulit dideteksi lantaran tidak memperlihatkan gejala penyakit apapun alias dalam kondisi sehat”,ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa OTG merupakan orang tanpa gejala yang diduga tertular virus corona dari pasien positif. Dia mungkin telah melakukan kontak erat pasien positif Covid-19 yang berisiko menularkan virus kepada orang lain.

Adapun yang dimaksud kontak erat adalah aktivitas kontak fisik, berada dalam satu ruangan, pernah saling berjumpa, atau berada dalam radius 1 meter dengan PDP atau pasien positif,Tambahnya

Sayangnya, keberadaan OTG sulit diketahui lantaran tidak menunjukkan gejala infeksi virus corona. Hal ini kemungkinan terjadi lantaran orang tersebut memiliki daya tahan tubuh yang kuat, Meski demikian keberadaannya wajib diwaspadai lantaran mampu menularkan virus kepada orang lain.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Luwu Timur  hingga Sabtu (9/5/2020) terdapat.

Lanjut, 168 Orang berstatus OTG dikabupaten luwu timur , dari Lima Hari Terakhir Terjadi Peningkatan Drastis Warga Lutim Yang berstatus ODP , Olehnya itu Kita perlu Waspada ;
Tanggal 5 mei Status ODP 57
Tanggal 6 mei Status ODP 86
Tanggal 7 mei Status ODP 113
Tanggal 8 mei Status ODP 130
Tanggal 9 mei Status ODP 168

Yudi juga menambahkan, bahwa Guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama dari Seluruh komponen, baik pemerintah maupun masyarakat, olehnya itu mari Saling menguatkan dan mendukung, Tutupnya.

(Haslinda/Fadel A)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *