Anggota DPR RI Komisi IX Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan MPR-RI, Ini Penyampaiannya! 

oleh -

LUTRA, RRN—Anggota DPR RI Komisi IX,Muh. Fauzi Sosialisasikan Empat pilar kebangsaan MPR-RI di Dusun Sassa,Desa Sassa,Kecamatan Baebunta,Kabupaten Luwu Utara, Selasa (26/11/19).

Sosialisasi yang dihadiri ratusan masyarakat Desa Sassa ini dilaksanakan di Kebun Miliknya yang terletak di Desa Sassa, Kabupaten Luwu Utara.

Turut hadir Ketua DPRD Luwu Utara, Drs. Basir, Camat Baebunta Andi Yasir Pasande,Camat Baebunta selatan Muh. Yamin, Pemerintah Desa Sassa,Tokoh adat, tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan tokoh perempuan.

Muh. Fauzi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa saya bangga bisa hadir ditengah-tengah masyarakat setelah mendapatkan amanah dari masyarakat sebagai anggota DPR-RI.

“Sebagai anggota DPR -RI .sekarang ini juga memiliki tugas dan fungsi melakukan sosialasi empat pilar kebangsaan,”Kata Muh. Fauzi,Selasa (26/11/19).

Ia juga menyebutkan jika Sosialisasi empat pilar kebangsaan ini pertama dilakukan di Desa Sassa.

“Sosialisasi ini saya lakukan pertama di Desa sassa,karena saya sekarang menjadi orang sassa,”jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Muh. Fauzi menjelaskan bahwa Pilar adalah sebuah pondasi,karena sebuah negara yang pondasinya baik maka negara akan kuat.

“Pilar Pertama adalah Pancasila,kedua Undang-undang dasar 1945, ketiga Negara kesatuan republik indonesia (NKRI), dan keempat yakni Bhineka Tunggal ika,”sebut Muh. Fauzi.

Selain itu,Fuazi juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan empat pilar ini ada beberapa pendekatan yang dilakukan.

“Pertama pendekatan Kultural yang bersifat kearifan lokal,Kedua, Pemekaran Edukasi atau lebih pada kreatifitas,Ketiga Pendekatan hukum dan Keempat Pendekatan struktural atau pendekatan yang disesuaikan dengan karakter warga indonesia,”jelasnya.

“Karena Negara hadir adalah bagaimana mensejahterahkan masyarakat dan menghadirkan keadilan ditengah masyarakat,kata Muh. Fauzi.

Untuk diketahui,Muh. Fauzi adalah anggota DPR RI Komisi VIII yang membidangi Sosial,Agama dan Bencana Alam.

(Samsir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *