Terkait  Pelangsir BBM Subsidi Dan Catut Nama LSM LIRA, Ini Klarifikasi Ocha!

LUTIM, RRN — Calon Pengurus/Camat LSM LIRA Kecamatan Burau, Ocha, memberikan klarifikasi terkait namanya yang disebut dalam unggahan media sosial yang menuding dirinya terlibat dalam dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Lambarese.

Lanjut, Ocha membantah tudingan tersebut. Ia mengaku heran karena namanya dikaitkan dengan aktivitas pelangsiran BBM subsidi, sementara dirinya mengaku tidak mengenal kendaraan yang disebut dalam informasi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tabe, saya luruskan. Saya heran kenapa nama saya dipakai, sedangkan saya tidak kenal ini mobil. Sedangkan saya sudah satu minggu di Lamasi,” kata Ocha.

Ia juga menegaskan bahwa selama bergabung dengan LSM LIRA, dirinya mengaku tidak pernah masuk atau melakukan aktivitas di SPBU Lambarese. Ocha membantah pernah bekerja sebagai pelansir BBM maupun memiliki kendaraan yang digunakan untuk aktivitas tersebut.

“Saya juga selama bergabung di LSM LIRA, saya tidak pernah masuk di SPBU Lambarese. Saya tidak pernah kerja namanya melansir, saya juga tidak punya mobil,” tegasnya.

Sebelumnya, akun Facebook atas nama Ria Astuty mengunggah pernyataan yang menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum LSM LIRA berinisial Ocha dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Lambarese.

Dalam unggahan tersebut, Ria Astuty menyebut dugaan adanya perlindungan atau pembekingan distribusi ilegal, penggunaan kendaraan modifikasi untuk melakukan pengisian berulang, hingga menuding pihak yang disebut berinisial Ocha turut menjadi pelansir.

Unggahan tersebut juga menyinggung agar aktivitas yang diduga dilakukan tidak membawa-bawa nama organisasi serta mengingatkan fungsi lembaga swadaya masyarakat dalam melakukan advokasi dan menyuarakan kepentingan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Ocha menyatakan keberatan namanya dikaitkan dengan dugaan tersebut. Ia meminta agar informasi mengenai dirinya disampaikan berdasarkan fakta dan tidak mencatut nama organisasi maupun dirinya tanpa dasar yang jelas.

Ocha berharap persoalan tersebut dapat diluruskan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun berdampak terhadap nama baik dirinya dan organisasi LSM LIRA.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *