LUWU UTARA, RRN – – Pasca Banjir Bandang 13/’07/2020 lalu, warga Kab Luwu Utara masih berada di Posko Pengungsian. Hal itu, disebabkan karena hunian mereka porak poranda di terjang banjir bandang yang sudah sebulan berlalu.
Kondisi itu, tentunya menjadi hal yang terkadang membosankan. Khususnya, warga masyarakat yang masih bertahan dalam kondisi serba keterbatasan.
Dengan kondisi tersebut RELAWAN BLUE HELMET, yang sejak terjadinya bencana banjir bandang sudah berada di Kab Luwu Utara, lewat tim kreatifnya, memberdayakan kaum perempuan, dalam kegiatan keterampilan, yang bisa dimanfaatkan langsung di camp para pengungsi.
Menurut Koordinator BLUE HELMET SULFIADI, Rabu, 19/08/2020, bahwa kegiatan ini, dilaksanakan tim kreatif kami, dan tentunya ini sangat bermanfaat bagi mereka para pengungsi.
” Di samping itu, hasil karya mereka bisa dimanfaatkan langsung. Juga bisa menjadi bekal mereka kelak ketika kondisi pasca bencana sudah normal, untuk kegiatan Home Industry. ” Ujar Sulfiadi
Sulfiadi, juga menjelaskan bahwa kegiatan yang dipusatkan di Camp relawan “BLUE HELMET” bahan bakunya bersumber dari kain bekas yang sudah tidak di manfaatkan para pengungsi seperti Keset (lap kaki) dan Bantal,
” Dalam kegiatan itu, ada juga jenis kerajinan yang bahan dasarnya terbuat dari Daun Kelapa sawit yaitu pembuatan Besek untuk penyimpanan rempah dan buah, serta Piring yang dianyam dari bahan dasar Rotan. ” Ungkapnya
Tentunya, keberadaan kami khususnya Relawan BLUE HELMET di posko pengungsian sangat di rasakan manfaatnya para masyarakat yang terdampak banjir bandang.
Info terakhir yang diperoleh wartawan media ini, bahwa BLUE HELMET juga menghadirkan Blue Market Pangan
(Hrm/By)






