LUWU UTARA. RRN – Tim Relawan Blue Helmet, pasca banjir bandang, di Kab Luwu Utara, sudah hampir tiga pekan berada di lokasi bencana, untuk membantu para korban banjir.
Relawan Blue Helmet, yang merupakan Relawan kemanusiaan yang dibentuk DPW Partai Gelora Indonesia Sulawesi Selatan, guna membantu para korban bencana alam dan juga korban bencana sosial.
Di mana rekrutmen relawan kerjasama DPW dan DPD Se Sulawesi Selatan, yang tentunya, sebelum melaksanakan tugas kemanusiaan sudah melalui proses pendidikan dan pelatihan penanganan korban bencana.
Menurut Sulfiadi Koordinator Relawan Blue Helmet, Sabtu 1 Agustus 2020 Pasca pendirian Klinik Lapangan untuk penanganan korban banjir bandang.
Saat ini, fokus di penanganan medis atau klinik Lapangan, tepatnya di Desa Meli,
” Dengan jumlah pengungsi kurang lebih 400 KK. Layanan klinik berupa Konsultasi Dokter Umum, dan Bidan.”Ujar Sulfiadi
Selain klinik, blue helmet membuka Layanan Apotek 24 jam. Alasan utama pendirian klinik adalah untuk mengantisipasi kondisi kesehatan pengungsi yang berada di tenda tenda pengungsian.
” Dengan kondisi lingkungan dan tenda yang kurang kondusif membuat pengungsi merasakan keluhan berbagai macam penyakit, seperti sakit kepala, Ispa, sesak nafas, nyeri tulang dan gatal gatal. Bukan hanya pengungsi yang mengalaminya tapi, juga relawan yang lama bertugas di lapangan.” Ungkapnya
Untuk mengantisipasi pemeriksaan pasien berulang dan penumpukan obat oleh layanan mobile klinik lembaga mitra, maka setiap pasien yang dirawat di klinik diberikan rekam medis.
” Yang akan digantung di tenda masing masing. Insya Allah layanan ini akan terus berjalan hingga masa tanggap darurat selesai.” Pungkas Koordinator Relawan Blue Helmet.
(Hrm By)







