Tim Pengabdi Prodi Pendidikan Kimia PPS UNM, Latih Guru SD Inpres Sero Kabupaten Gowa Membuat Proposal PTK

oleh -

PINRANG, RRN—Pendidik memiliki kedudukan yang sangat strategis untuk dapat mengambil keputusan dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Pendidik diharapkan dapat merencanakan pengalaman belajar yang akan diberikan kepada peserta didik, membimbing peserta didik, mengorganisasi sistem pembelajaran di kelas, dan banyak lagi hal yang lain (Furchan, 1982).

Karena itu salah kompetensi yang perlu dimiliki oleh guru adalah kompetensi dalam memilih pendekatan, model, strategi, dan atau media pembelajaran yang tepat untuk diterapakan atau digunakan. Untuk dapat memiliki kompetensi ini, guru harus pernah melaksanakan atau menerapkannya di kelas.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru sehingga punya pengalaman dalam menerapkan suatu pendekatan, model, strategi, dan atau media pembelajaran adalah melakukan kegiatan pembelajaran yang ditata sebagai pembelajaran penelitian berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Penelitian Tindakan Kelas juga merupakan sebuah proses investigasi terkendali yang berdaur ulang dan bersifat reflektif kolaboratif yang dilakukan oleh guru atau calon guru dengan tujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap sistem pembelajaran dan situasi pembelajaran (Susilo dkk, 2008).

Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan pertemuan tim pengabdi yang terdiri dari Prof. Dr. Sudding, M.S (Ketua Tim Pengabdi), Prof. Dr. Muhammad Danial, M.Si (anggota Tim Pengabdi), Dr. Muhammad Anwar, M.Si. (anggota Tim Pengabdi) dan guru Sekolah Dasar Inpres Sero Kabupaten Gowa, tim pelaksana telah memperoleh informasi bahwa para guru Sekolah Dasar Inpres Sero Kabupaten Gowa sangat berharap akan ada kegiatan pelatihan pembuatan proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Mereka mengakui bahwa karya ilmiah berupa PTK yang menjadi salah satu persyaratan untuk dapat mengusul kenaikan pangkat atau golongan sangat belum dipahami.

Mereka juga mengatakan bahwa guru-guru yang ada di sekolah ini ada yang lulus sertifikasi melalui seleksi dokumen portofolio, sehingga mereka yang lulus dengan jalur ini sama sekali tidak pernah mendapatkan materi, informasi, dan sosialisasi tentang tata cara penulisan proposal dan pelaksnaan PTK. Demikian juga guru yang telah mengikuti jalur sertifikasi Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), mereka juga belum memahami dengan baik.

Oleh karena itu, para guru sekolah dasar tersebut sangat mengharapkan adanya kegiatan sosialisasi dan pelatihan penyusunan proposal dan pelaksanaan PTK di sekolahnya. Selama ini, guru di Sekolah Dasar Inpres Sero Kabupaten Gowa ini juga belum pernah memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan tata cara penulisan karya tulis ilmiah khususnya PTK.

Karena itu, kegiatan PKM ini berupa pelatihan penulisan karya tulis ilmiah yang diawali dengan pelatihan penulisan proposal menjadi sangat penting dan mendesak untuk dilakukan di Sekolah Dasar Inpres Sero Kabupaten Gowa demi kelancaran terlaksananya program pemerintah yakni terselenggaranya proses pembajaran yang efektif di sekolah-sekolah dalam lingkup Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melibatkan tiga tenaga pengajar dari program studi pendidikan kimia S2 PPs Universitas Negeri Makassar yang berlatar pendidikan.

Tim pelaksana ini sudah berpengalaman dalam berbagai kegiatan pengabdian pada masyarakat, misalnya melatih guru SD dalam menyusun perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian berdasarkan K-2013, melatih guru IPA SMP dan guru Kimia dalam menyusun buku ajar, proposal dan laporan PTK, pelatihan penyusunan soal-soal IPA SMP bertaraf nasional, dan pelatihan RPP dan silabus tingkat SMP dan SMA, serta menjadi Narasumber kurikulum 2013 untuk tingkat sekolah dasar dan menengah dalam rangka implementasi kurikulum 2013.

Karena itu, tim pelaksana kegiatan PKM ini bersama guru kelas dan kepala Sekolah Dasar Inpres Sero Kabupaten Gowa sebagai mitra dalam kegiatan ini telah menentukan persoalan prioritas yang harus diselesaikan yaitu pelatihan berupa workshop penyusunan proposal PTK.

(Hardin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *