SELAYAR, RRN (7 Mei 2025) — Sekolah Alam Le Cendekia kembali menggelar kegiatan luar kelas yang sarat nilai edukasi dan budaya. Kali ini, para siswa diajak menjelajahi berbagai destinasi bersejarah dan wisata alam di Kabupaten Selayar, 7 Mei 2025 yakni Gong Nekara, Museum Nekara, Jangkar Raksasa, dan berakhir di Sunari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembelajaran tematik yang menggabungkan sejarah, budaya, dan lingkungan dalam satu pengalaman langsung.
Rombongan yang terdiri dari siswa SMP dan SMA ini memulai kunjungan di Museum Nekara, tempat berbagai benda bersejarah dari masa lampau disimpan dan dirawat. Siswa tampak antusias mengamati koleksi Museum tersebut, siswa mengisi lembar eksplorasi sambil mendokumentasikan pengalaman mereka.
Perjalanan dilanjutkan ke Gong Nekara. Di sini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai nilai filosofis dan sejarah Gong Nekara dari pemandu yang telah di siapkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Selayar.
Destinasi berikutnya adalah Jangkar Raksasa, peninggalan misterius yang menjadi daya tarik tersendiri karena ukurannya yang tidak biasa.
Di tempat ini, siswa diajak berdiskusi mengenai teori sejarah dan mitos yang berkembang di masyarakat, sekaligus diajak untuk berpikir kritis tentang pentingnya pelestarian situs bersejarah.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan santai ke Sunari, sebuah kawasan pantai yang indah dan alami. Di sana, siswa bermain dan menikmati senja. Momen ini menjadi saat yang menyenangkan sekaligus bermakna untuk menutup rangkaian perjalanan untuk hari pertama.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin anak-anak belajar secara langsung dari alam dan budaya sekitar. Ini bagian dari upaya kami menanamkan nilai cinta tanah air, kepedulian lingkungan, dan kebanggaan terhadap warisan budaya,” ungkap Penanggungjawab Fieldtrip 2025, Andi Agus.
Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Mereka tidak hanya belajar tentang sejarah dan budaya, tetapi juga membangun kebersamaan, kemandirian, dan rasa ingin tahu yang tinggi.

(***)




