LUTIM, RRN—Tidak seorang pun bisa memprediksi kapan bencana melanda, Termasuk bencana gempa bumi dan tsunami yang sudah terjadi di beberapa daerah wilayah Indonesia.


Lanjut, datangnya bencana seringkali membuat panik warga, meski hal ini sebenarnya cukup wajar. Namun tidak bisa dipungkiri, justru kepanikan semacam ini kadang malah menimbulkan banyak korban jiwa.
Sebagai upaya untuk dapat mengenalkan, para warga dusun Rusunawa Desa Soroako akan apa tindakan yang harus dilakukan pada saat terjadi gempa dan tsunami, Pemdes Soroako menggandeng, PT.Vale, SAR Soroako, FKPPI, Polsek Nuha, Koramil, PMI, Pemerintah Kecamatan Nuha Serta Pemuda Pancasila Lutim, menggelar acara simulasi Kesiapsiagaan Dan Tanggap Darurat Gempah Bumi, Sabtu (14/03/2020).


“Kami bersyukur tidak menjadi bagian dari yang terkena musibah. Namun dengan tidak melupakan banyaknya korban yang berjatuhan, menjadi salah satu bukti bahwa tindakan penyelamatan diri itu penting, dan ini Desa Soroako yang pertama adakan di Kecamatan Nuha dan mudah-mudahan Desa Lain bisah Mengikut, ” ujar Kades Soroako, Jihadin Peruge”.

Lanjut, Di hadapan para Masyarakat serta Ormas yang Hadir, Pak Anto dari Chip Fire PT.Vale “menjelaskan dan memperagakan bagaimana cara terbaik untuk menyelamatkan diri, jika terjadi bencana gempa melanda. Salah satu di antaranya, menghindari benda atau bangunan yang berpotensi roboh”.

“Jika memang terpaksa harus berada di dalam gedung, maka cara paling tepat untuk menyelamatkan diri adalah dengan berlindung di Sudut Bangunan Rumah,” terangnya.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Lutim Andi Baharuddin yang diwakili oleh Sekertaris Suardi, sangat Menyambut baik kegiatan seperti ini, karna bisah memberikan pengalaman atau Pengetahuan bagi masyarakat ketika terjadi Bencana,”ungkapnya”.
Dan Suardi Juga Sangat Mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemdes Soroako Bersama SAR Soroako, serta PT.Vale dan berharap agar setiap ada kegiatan-kegiatan yang bersifat Sosial, demi membantu masyarakat agar selalu mengundang Pemuda Pancasila Lutim.

Lanjut, Pembina SAR Soroako Musmianto, memberikan Applause kepada Tiem Rescuer atas kerjanya, yang sukses melaksanakan kegiatan tersebut dengan waktu 37 menit dapat mengevakuasi Korban berjumlah 22 orang di lantai empat dengan tiga Gedung yang Berbeda di Rusunawa,”Ungkapnya”.
Dan turut hadir dalam kegiatan ini Camat Nuha Yang Diwakili Sekcam Indra Wijaya,SH, Kapolsek Nuha Kompol Antonius, Koramil Yang Diwakili Babinsa,Tokoh Masyarakat dan Ormas-ormas.
(Andi Yuliarni/Haslinda/Jaya R)







