Hingga Malam Hari KARHUTLA Terus Meluas, Kapolres Tator Jadi Joki Water Canon

TANA TORAJA, RRN—Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait, SH., S.IK dan Bupati Tana Toraja Ir. Nicodemus Biringkanae kembali ikut turun ke lapangan untuk memadamkan api. Hal itu dilakukan, karena kebakaran hutan rakyat di Kel. Mebali terus meluas hingga ke pinggir jalan raya, Rabu (25/09/2019) malam.

Satu unit kendaraan taktis “Water Canon” milik Polres Tator diturunkan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Mebali.

Ia mengatakan, kendaraan taktis yang memiliki teknologi penyemprot air bertekanan tinggi itu digunakan untuk memadamkan kobaran api yang berada di dekat jalan raya.

Dijelaskan, kendaraan khusus yang sering digunakan untuk menghalau kerumunan massa itu cukup efektif memadamkan kobaran api yang cukup besar di hutan maupun lahan.

Hingga malam hari, sebanyak 30 orang Tim Karhutla Kab. Tana Toraja masih berada di dalam hutan untuk memadamkan titik api yang terdapat di wilayah Ba’ Ba’ Ba’ Kel. Mebali Kec. Gandasil Kab. Tana Toraja.

Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait, SH., SIK mengatakan sampai saat ini, puluhan personel masih berada di dalam hutan untuk memadamkan api dan memastikan api betul – betul padam bahkan kami siap untuk tidur didalam hutan karena kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian serius pemerintah.

Dijelaskannya, sejak siang tadi, puluhan Tim Karhutla Kab. Tana Toraja yang terdiri dari TNI – Polri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Damkar yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tator sudah meninjau titik api tersebut, pada kesempatan itu, Kapolres beserta personel juga berusaha memadamkan api.

Sejak itu pula, lokasi tersebut menjadi target pemadaman, namun karena api masih belum padam, maka kami putuskan untuk bertahan hingga malam hari.

Saat siang, puluhan personel harus berjibaku memadamkan api dan malam harus beristirahat di dalam hutan.

“Ini merupakan bukti keseriusan kita untuk memadamkan titik api dan mempersempit Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah Kab. Tana Toraja,” jelas AKBP Julianto.

Kapolres berharap, agar Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui dinas dan instansi terkait, seluruh elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda bahkan rekan-rekan media juga bisa berperan aktif atau turun langsung memerangi Karhutla diwilayah Tana Toraja karena dampak Karhutla tidak hanya dirasakan manusia tapi makhluk hidup dan lingkungan.

(Vinha)

Sumber:Humas Polres Tator

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *