Dua Anak Yang Hanyut, Satu Telah Ditemukan Dan Satu Proses Pencarian

KOTA PALOPO. RRN – – Dari empat warga Cempaka Kota Palopo dua orang  masih dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, hingga saat ini masih berlangsung pencarian. Minggu, 7 Maret 2021 sore tadi.

Empat warga tersebut yakni, Nurfaizah, (12) Murni (8) Nurfaini dan Zaskia.

Terkait hal itu, Nuansa, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kota Palopo, saat diwawancarai di lokasi kejadian mengatakan ada 4 (Empat) anak anak yang sedang bermain di bawah jembatan gantung Pajalesang.

” Sedang bermain di pinggiran sungai di bawah jembatan Pajalesang. dua orang dapat diselamatkan yakni Nurfaini dan Zaskia, sementara dua orang hanyut dan masih proses pencarian, ” Ungkap Nuansa.

Sementara itu ibu kandung Murni, Nurmaniah, saat diwawancarai di kediamannya (Cempaka) menuturkan sebelum dia (Murni) keluar rumah sempat dilarang. Namun, Murni mengatakan hanya ingin mencari pakis, akhirnya diizinkan.

” Sempat dilarang, akhirnya diizinkan, dengan alasan hanya mencari pakis, yang masih bersekolah di SD DDI Kota Palopo, ” Ucap Nurmaniah dengan raut wajah yang penuh harap atas keselamatan anaknya.

Menjelang malam sekira pukul 18:00 Wita, dari hasil penyisiran yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Nurfaizah (Korban hanyut), di pinggiran sungai jembatan bolong.

Terkait hal itu, Ketua SAR ARDNESS Kamal Rusli, saat diwawancarai langsung di rumah Nurfaizah, yang disapa Icha, mengatakan kurang lebih 200 meter dia ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

” Kurang lebih 200 meter ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, di pinggiran aliran sungai yang menuju jembatan bolong, di bawah tumpukan kayu/sampah dengan kondisi tidak bernyawa, ” Jelas Ketua Ardness.

Di tempat terpisah, sekira pukul 18: 50 Wita, Zulkifli, Ketua TRC BPBD Kota Palopo saat di wawancarai di lokasi kejadian mengatakan usai ibadah Magrib, akan kembali melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan serta penyisiran.

” Kembali akan melakukan pencarian satu korban yakni, Murni usia 8 Tahun, ” Ujar Zulkifli.

Dia Zulkifli menambahkan, bahwa penyisiran usai ibadah Magrib, dengan titik penyisiran dari aliran sungai jembatan ahmad razak hingga ke aliran sungai jembatan jendral sudirman.

” Usai ibadah Magrib dan Pencarian korban. Jika memungkinkan, kita akan menyisir ke aliran sungai Cakalang, ” Pungkasnya.

Untuk diketahui Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas, SAR Sawerigading, SAR Pramuka Peduli Luwu, SAR Ardness, dan warga.

Hingga berita ini dinaikkan Tim Sar Gabungan masih terus melakukan pencarian satu orang yang hanyut serta penyisiran.

Bang Yoga

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *