Disinyalir Tambang Ilegal Kembali Beroperasi di Bululondong Lamasi Timur

oleh -604 views

LUWU, RRN – – Disinyalir tambang ilegal kembali beroperasi di Bululondong Kec Lamasi Timur Kab Luwu. Pasca penertiban tambang Liar yang ada di Desa Bulu Londong, hingga menyeret beberapa Pengusaha  Tambang yang beroperasi tanpa ijin. Kini, kembali mulai marak kegiatan tambang liar tersebut. Yang tentunya, bertentangan dengan aturan yang ada dan membuat masyarakat setempat angkat bicara.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan itu, membuat kami warga yang ada di sekitar lokasi tambang merasa Was was.
Pasalnya, aktivitas yang dilakukan itu, terkesan tidak pernah memikirkan dampak keselamatan masyarakat serta dampak lingkungan yang ada.

Sehingga, kami selaku masyarakat tidak menerima kegiatan tersebut. Karena, tidak mengedepankan aspek aspek yang berpotensi bisa merugikan kami. ” Tuturnya, ke wartawan media ini. Senin, 31 Agustus 2020.

Terkait hal tersebut, Kasi Dinas ESDM Cabang Provinsi Sulsel, Andi Tamar, ketika dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui akan hal itu, dan kami akan melakukan penelusuran.

Yang jelasnya, aktivitas yang dilakukan, kalau itu terjadi sangat jelas bertentangan dengan, UU NO 4 TAHUN 2009 TENTANG PERTAMBANGAN MINERAL DAN ENERGI. ” Ujar Andi Tamar

Yang mana di dalam UU tersebut sangat jelas diatur tentang masalah kelayakan hingga proses penerbitan perijinan, serta sangsi ketika itu dilanggar.

Dan tentunya, itu adalah tanggung jawab kami sebagai petugas yang diberi kewenangan oleh negara sebab kami harus memastikan bahwa, menjamin kepastian hukum  dalam penyelengaraan kegiatan usaha pertambangan dan mineral  dan batubara, karena merupakan kekayaan alam yang tak terbaruhkan. ” Jelas Kasi Dinas ESDM

Dari informasi yang dihimpun Crew Radarreportase. Co, Id, bahwa kegiatan yang dilakukan para penambang tersebut mempergunakan ITR ( Ijin Tambang Rakyat). Namun, ketika kami melakukan klarifikasi ke pihak Dinas ESDM Cabang Provinsi Sulsel di Palopo kembali membantah akan adanya ITR yang diterbitkan.

(Hrm/ By)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *