PAREPARE, RRN- Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) yang tiap tiga bulan dilaksanakan di lapangan tennes Indor rujab walikota Parepare, Rabu (25/9/2019).
Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Parepare DR.H.M Tauf Pawe,SH.MH,Wakil Walikota H.Pangeran Rahim, Sekda Anwar Asaad, para Camat, SKPD, ketua RW/Rt, Babinsa, Babinkamtibmas dan seluruh Imam mesjid dan pegawai Sara’ se-kota Parepare.
Walikota Parepare DR.H.M. Taufan Pawe, SH, MH dalam sambutannya menyampaikn bahwa Camat itu tidak mesti harus melalui pendidikan khusus, siapapun yang ingin menjadi camat asalkan bisa diterima oleh masyarakat.
Lanjut Taufan menyatakan bahwa ada empat camat yng baru-baru ini dilantik yakni camat Ujung, Soreng, Bacuki ki, Bacukiki Barat, dari empat camat ini yang dilantik adalah memperkuat Issu Jender sebab ada dua camat perempuan dan dua camat laki-laki dan diantara camat ini ada tiga camat yang melalui pendi dikan Formal dan satu camat yang melalui pendidikan STPDN,” jar Taufan”.
Sama halnya pak Sekda melalui jenjang karir, pernah jadi Lurah Kampung Baru, Camat Ujung, kepala SKPD yang pada akhirnya menjadi pejabat tertinggi Struktural dalam Pemerintahan, tidak seperti Walikota dan Wakil Walikota itu adalah jabatan Politis sedangkan Jabatan Sekda harus melalui jenjang Karir.
Lebih lanjut walikota menyatakan bahwa di Triwulan ketiga ini bila ada beberapa RW dan RT yang tidak sempat hadir kita berpositip prasangka saja, mungkin kurang sehat ataukah mau dinaikkan Insentifnya, disambut dengan tepuk tangan oleh peserta rapat, jangan tidak datang karena kemalasan, tidak boleh karena semangat yang belum terpenuhi.
Dari semua ini Pemerintah kota Parepare selalu berusa ha tepat waktu dalam pener imaan Insentif, karena ini adalah sebuah bentuk keped ulian untuk kita semua .
Seorang RW dan RT memang harus mempunyai jiwa yang Pekah bahwa seperti inilah mengelolah organisasi pemerintahan yang mengurus masyarakat banyak dan tanpa kita semua niscaya Parepare ini tidak akan maju seperti sekarang ini,”ujar Taufan Pawe”.
Alhamdulillah kita telah membangun kota ini dengan arah yang jelas sebagai sumber Inspirasi Bapak Almarhum Prof.Dr.Ing.H.Bacharuddin Yusuf Habibie yang tidak di ragukan lagi Integritasnya, Nasionalismenya sebagai an ak bangsa yng membangun
Negerinya sendiri.
Indonesia dulu pernah dikagumi Dunia dengan kemampuan memproduksi Pesawat Terbang jenis CN25 serta komponen-komponen Pesawat komersial yang diciptakan dan masih banyak gagasan dan ciptaan dari buah pikiran oleh bapak B.J. Habibie (almarhum) .
Saat ini Rumah Sakit Skala Regional dan Nasional yang selama ini kita impikan, kini mendapat dukungan Dari Bapak Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dan memberikan kucuran Dana sebesar 75 Milyar.
Ini tdak mudah karena harus memenuhi beberapa pensyaratan,yakni memiliki Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Lokasi yang Strategi, tapi Alhamdulillah Parepare sudah memenuhi persyaratan itu semuanya.
Parepare saat ini telah memi liki Dokter Spesialis sebanyk 44 orang, Dokter Umum 20 orang ditambah 2 orang Dokter Sup Spesialis dan sudah memililiki Alat Kesehatan yang canggih, diantaranya Sitiskan sebagai alat yang digunakan Operasi bila ada ibu hamil yang susah melahirkan, hanya dengan cara menyuntikan jarum kecil kedalam perut dan dimonitor melalui layar kecil sehingga tidak perlu saisar (operasi perut).
Dan Insya Allah bila tidak ada halangan, Akhir Tahun ini 2019 akan diresmikan, sebab sekarang ini terus dikerjakan siang malam sebanyak 300 orang, sudah termasuk Tukang dan buruh,”cetus Taufan Pawe”.
( GAZALI RASYID )







