Ekspose Pembangunan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat, Wabup Morowali Iriane Dorong Penempatan ASN Sesuai Kompetensi

MOROWALI, RRN – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menegaskan pentingnya penerapan manajemen talenta untuk mengidentifikasi potensi, kompetensi, dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) secara objektif. Langkah ini diharapkan menjadi dasar penempatan jabatan dan pengembangan karier aparatur sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi.

Hal tersebut disampaikan Iriane saat menghadiri ekspose pembangunan manajemen talenta ASN Pemerintah Kabupaten Morowali di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Ruang Data Gedung 1 Lantai 2, Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 12, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Iriane hadir mewakili Bupati Morowali, didampingi Kepala Kantor Regional (Kanreg) IV BKN Makassar Akhmad Syauki, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Morowali, Asep Haerudin, Kepala Bidang Mutasi, Pengembangan, dan Penilaian Kinerja Aparatur Indo Unga, serta sejumlah staf. Sementara dari BKN RI yaitu Wakil Kepala BKN RI Suherman, Deputi PPMASN BKN RI Herman serta sejumlah Pejabat BKN RI.

Dalam sambutannya, Iriane menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BKN Pusat beserta Kantor Regional IV BKN Makassar atas dukungan dan pendampingan dalam mempersiapkan penerapan manajemen talenta ASN di Kabupaten Morowali.

Menurutnya, manajemen talenta diperlukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kapasitas dan kinerja setiap ASN, termasuk potensi aparatur yang selama ini berperan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Melalui manajemen talenta ini, saya berharap potensi dan kinerja seluruh ASN di Kabupaten Morowali dapat terlihat dengan baik, sehingga menjadi dasar dalam pengembangan karier dan penempatan aparatur sesuai kompetensi,” ujarnya.

Iriane berharap penerapan manajemen talenta dapat mendorong pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih terukur dan profesional, sekaligus memastikan potensi setiap ASN dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Sementara itu, perwakilan pimpinan BKN, Wakil Kepala BKN Suharmen, menekankan bahwa keberhasilan penerapan manajemen talenta membutuhkan komitmen pimpinan daerah, tata kelola kelembagaan yang baik, serta data kepegawaian yang akurat dan terintegrasi. Sistem ini juga diharapkan mampu mendukung percepatan pengisian jabatan dan penyiapan calon pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKPSDMD Morowali, Asep Haerudin, memaparkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Morowali dalam membangun manajemen talenta ASN. Ia menyebutkan bahwa Morowali memiliki 5.535 ASN, terdiri atas 3.060 PNS dan sisanya merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemaparan tersebut meliputi kondisi jabatan yang kosong, pemetaan potensi dan kinerja ASN, pembaruan data kepegawaian, serta rencana pelaksanaan profiling ASN bersama Kantor Regional IV BKN Makassar. Pemerintah daerah juga mengembangkan pembinaan kompetensi melalui pendekatan coaching, mentoring, dan pembelajaran berbasis pengalaman.

“Dalam persentase ini, kandidat suksesor dalam Manajemen Talenta ASN Kabupaten Morowali yang berada pada Kotak 9 terdiri atas empat orang. Untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), terdapat Alamsyah dengan nilai total 82,96. Sementara itu, pada jabatan administrator terdapat Albakarah Firmansyah dengan nilai 84,19, Adnan dengan nilai 83,25, dan Indo Unga dengan nilai 81,50.”Jelasnya.

Sementara Kotak 8 terdapat
Tentunya, pemetaan ini menggunakan persentase dan sistem penilaian yang diterapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga proses identifikasi kandidat dapat dilakukan secara objektif, terukur, dan berdasarkan kompetensi serta kinerja ASN,” ungkap Kepala BKPSDMD Kabupaten Morowali, Asep Haerudin.

Sebagai informasi, Kabupaten Morowali menjadi kabupaten/kota ketiga di Provinsi Sulawesi Tengah yang melaksanakan ekspose penerapan Sistem Manajemen Talenta ASN.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap penerapan manajemen talenta ASN dapat berjalan optimal, memperkuat sistem merit, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan efektif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dilanjutkan dengan Penandatanganan Berita Acara Pelaksanaan Ekspose Pembangunan Manajemen Talenta ASN antara Pemkab Morowali dan BKN RI.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *