PINRANG,RRN- Aksi seorang staf puskesmas Lampa berinisial HR yang berlagak sebagai pimpinan dan menghalangi wartawan ketika hendak menemui kepala puskesmas lampa guna untuk mencari akses informasi untuk dipublikasikan namun menuai
kecaman dari seorang Staf HR dan berbohong kepala puskesmas tidak ada ditempat, pada hal jelas-jelas ada diruangannya.
Sebenarnya kedatangan kami (wartawan radar reportasenews) ke Puskesmas Lampa adalah untuk mewawancarai Kepala Puskesmas, namun selalu dihalangi oleh seorang staf Hr yang berlaga pimpinan, dia menyatakan Kepala Puskesmas sedang sibuk atau tidak ada di tempat, dan ini sudah sering terjadi dan dialami bagi wartawan yang lain bila hendak ingin menemui kepala puskesmas guna mencari informasi, terkait kegiatan di puskesmas tersebut,
Pernyataan Staf Puskesmas yang diduga sering menghalangi bahwa “Saya hanya menjalankan tugas saya, mengikuti perintah atasan,hingga berita ini ditulis, Kepala puskesmas Lampa belum bisa ditemui untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan penghalangan akses wartawan ini.
Aksi ini sangat bertentangan dengan undang – undang keterbukaan publik dan bila di biarkan akan dikwatirkan menjadi dampak dari pelayanan dipuskesmas tersebut,dan
menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan kalangan media. Mereka menilai tindakan tersebut tidak profesional dan mengabaikan hak publik untuk mendapatkan informasi.
Kejadian ini diharapkan Kepada instansi yang terkait dan khususnya kepada Bupati Pinrang agar memberikan teguran kepada staf puskesmas lampa yang berinisial Hr termasuk kepala puskesmas, ini sangat penting untuk menjaga transpara nsi dan membuka akses informasi yang dibutuhkan masyarak at. Hal ini juga sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalis dalam menyampaikan imformasi kepublik.
(***)






