Wabup Iriane Iliyas Tutup Orientasi PPPK 2026:Tekankan Profesionalisme, Integritas, dan Loyalitas

MOROWALI, RRN – Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas secara resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 bertempat di Halaman Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (3/11/2026).

Pada kesempatan itu, Iriane Iliyas menjelaskan bahwa, kegiatan orientasi yang telah dilaksanakan ini sangat penting, untuk mempersiapkan peserta dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara yang profesional, kompeten dan berintegritas.

Bacaan Lainnya

“PPPK merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan pemerintahan efektif dan efisien, serta memberikan pelayanan publik lebih baik. Sehingga melalui orientasi ini diharapkan peserta dapat memahami tugas, wewenang dan nilai-nilai luhur yang harus dijunjung dalam menjalankan profesi sebagai abdi negara,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta, Wabup Morowali juga mengingatkan, keberhasilan dalam menjalankan tugas bukan hanya bergantung dengan kemampuan teknis semata, namun juga pada sikap profesionalisme, integritas dan loyalitas terhadap bangsa dan negara.

Oleh karena itu, orientasi bukan hanya sekedar sebuah proses administrasi, melainkan langkah awal untuk membangun komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena PPPK memiliki peran penting mendukung visi-misi pembangunan daerah.

“Bukan hanya soal profesional dalam menjalankan tugas, namun harus memiliki integritas tinggi, tanggung jawab besar, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang. Mari implementasikan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh saat orientasi dan teruslah berinovasi dan bekerja untuk kemajuan daerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Morowali, Asep Haerudin menjelaskan, tujuan orientasi ini untuk memberikan pemahaman mengenai kedudukan hingga tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah, menanamkan nilai-nilai dasar ASN berakhlak, meningkatkan kedisiplinan dan mendorong terbentuknya aparatur yang berkompeten yang mampu bekerja secara efektif dan bertanggung jawab.

“Pelaksanaan orientasi dibagi menjadi tiga gelombang dimulai sejak 26 Agustus 2026 sampai dengan 23 Oktober 2026 dengan pola blended learning yang terdiri dari tahap online MOOC dan tahap offline. Kegiatan orientasi ini diikuti oleh 623 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga guru dan tenaga teknis,” jelasnya.

Adapun turut hadir pada acara penutupan Orientasi PPPK Kabupaten Morowali Tahun 2026, Sekretaris daerah (Sekda) Morowali, Drs. Yusman Mahbub.,M.Si,.dan para pimpinan OPD Lingkup Pemkab Morowali. Acara penutupan orientasi itu ditandai dengan pelepasan atribut oleh seluruh peserta sebagai tanda berakhirnya orientasi.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *