SMP Negeri 1 Labakkang Peringati Maulid Nabi, Dorong Generasi Berakhlakul Karimah

PANGKEP, RRN – SMP Negeri 1 Labakkang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah/2026 Masehi dengan khidmat di halaman sekolah, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sabtu (12/9/2026).

Mengusung tema “Mewujudkan generasi hebat, remaja berakhlakul karimah dengan meneladani Nabiyullah Muhammad SAW”, kegiatan ini menghadirkan penceramah Ustaz DR. H. Mahrus Amri, Lc., MA., Ketua DDI Kabupaten Pangkep, diselingi berbagai bentuk hiburan kesenian dari kolompok para murid berprestasi dan telah disiapkan matang terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

Acara dibuka dengan penyambutan hangat oleh Kepala SMPN 1 Labakkang Baso Wahab, S.Pd., M.Pd. Turut hadir mendampingi panitia, para Wakil Kepala Sekolah, guru, staf tata usaha, dan seluruh peserta didik.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat juga hadir, di antaranya: Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep Hasbullah, ST yang mewakili Kepala Dinas, Camat Labakkang Bahri, SE, perwakilan Komandan Rayon Militer, Kapolsek Labakkang, Kepala Puskesmas, Lurah Labakkang, serta para Kepala SMP se-kecamatan dan tamu undangan.

Tekankan Prestasi dan Disiplin Digital
Dalam sambutannya, Baso Wahab menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan dan memaparkan capaian sekolah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir. Alhamdulillah SMPN 1 Labakkang terus menunjukkan perkembangan yang pesat,” ujarnya.

Ia merinci beberapa siswa berhasil lolos seleksi bidang akademik, yakni 2 siswa kategori Matematika, 2 siswa IPS, dan 1 siswa IPA yang akan mewakili sekolah pada berbagai kegiatan mulai dari tingkat kabupaten, ke tingkat provinsi bahkan ke tingkat nasional.

Hasbullah, ST, selaku Kepala Bidang SMP Disdikbud Pangkep, mengapresiasi kepemimpinan kepala sekolah. Ia juga menyampaikan dua kebijakan penting.
“Atas prestasi yang telah diraih, saya titip kepada anggota dewan yang hadir agar dapat mempromosikan SMP Negeri 1 Labakkang ke jenjang yang lebih besar. Saat ini sekolah ini juga menerima program revitalisasi terbesar kedua di Kabupaten Pangkep,” kata Hasbullah.

Mulai tahun ajaran depan, siswa tidak diperkenankan membawa HP ke dalam kelas kecuali untuk keperluan pembelajaran.
“Prestasi sudah baik, tapi HP sangat mengganggu proses belajar. Batasi juga bermedia sosial seperti TikTok karena sangat mempengaruhi konsentrasi. Mari kita kombinasikan pembelajaran offline dan online untuk meningkatkan kecerdasan akademik anak-anak kita,” tegasnya.

Hasbullah juga mengingatkan agar sekolah terus menjaga prestasi di ajang Olimpiade Sains Nasional dan Festival Tunas Bahasa Ibu.
“Bahasa ibu harus kita pertahankan. Jaga prestasi, dan tetap pegang teguh nilai-nilai yang ada,” lanjutnya.

Ceramah: Uswatun Hasanah Kunci Generasi Hebat
Dalam ceramah agamanya, Ustaz Mahrus Amri mengangkat tiga peristiwa penting yang bertepatan pada 12 Rabiul Awal: kelahiran, penerimaan wahyu pertama, dan wafatnya Rasulullah SAW, yang semuanya terjadi pada hari Senin.
“Modal lahir dan wafatnya beliau adalah Uswatun Hasanah, teladan yang baik,” ujarnya.

Ustaz Mahrus mengurai makna nama Ahmad dan Muhammad. Ahmad bermakna paling terpuji, sehingga para nabi sebelumnya telah menyampaikan kabar akan datangnya Nabi yang lebih mulia. Muhammad bermakna orang yang senantiasa dipuji.

Ia meneladankan peristiwa Perang Uhud sebagai pelajaran disiplin.
“Pasukan Nabi menang di setiap peperangan kecuali Uhud, karena sebagian pasukan meninggalkan perintah. Jika ingin sukses, jangan melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya, jangan jauh dari agama,” jelasnya.

Ustaz Mahrus juga mengingatkan sifat Siddiq Rasulullah.
“Beliau jujur, tidak pernah berbohong. Kalau kita ingin dipercaya di lapangan, maka harus jujur. Kalau ingin menjadi pemimpin dan dipilih orang, jangan bohong. Inilah yang harus kita bentuk: kejujuran,” pesannya.

Ceramah ditutup dengan mengutip pesan terakhir Nabi: as-shalat, as-shalat, as-shalat. Ia mencontohkan kisah Isra Mi’raj dan keberkahan yang diterima Halimah Sa’diyah saat menyusui Rasulullah sebagai bukti bahwa menolong agama akan membawa keberkahan dunia dan akhirat.

Peringatan Maulid ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh warga SMPN 1 Labakkang untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam belajar, berorganisasi, dan kehidupan sehari-hari.

( ANDI BASO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *