Dampak El Niño dan Kemarau Panjang, Perumdam Waemami Luwu Timur Siagakan Distribusi Air Bersih Melalui Mobil Tangki

LUTIM, RRN – Fenomena El Niño dan musim kemarau berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia mulai berdampak signifikan terhadap ketersediaan sumber air baku. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Waemami Kabupaten Luwu Timur menyampaikan bahwa kondisi iklim ekstrem ini berpotensi meresiko serta mengganggu keberlanjutan pelayanan air bersih kepada para pelanggan.

Penurunan debit air secara drastis pada beberapa titik sumber air baku (intake) milik Perumdam Waemami telah mengakibatkan pasokan air ke instalasi pengolahan menjadi terbatas. Akibatnya, pendistribusikan air bersih melalui jaringan pipa ke rumah-rumah warga di beberapa wilayah terdampak mengalami hambatan dan penurunan tekanan secara berkala.

Bacaan Lainnya

Direktur Perumdam Waemami Kabupaten Luwu Timur menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk meminimalisasi dampak kekeringan ini demi menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat fenomena alam El Niño ini. Pasokan air baku kami memang mengalami penurunan debit yang cukup siginifikan. Namun, kami memastikan Perumdam Waemami tidak tinggal diam dan terus berupaya maksimal mendistribusikan air bersih kepada masyarakat,” ujar Andi Maryam selaku Direktur Perumdam Waemami Luwu Timur.

Sebagai penanganan darurat (contingency plan), Perumdam Waemami Luwu Timur mengoptimalkan armada mobil tangki air bersih untuk menyalurkan air secara langsung ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air paling parah.

Langkah Mitigasi & Pelayanan Tangurat Perumdam Waemami:

1. Distribusi Mobil Tangki: Mengerahkan armada mobil tangki secara bergilir ke area terdampak kritis.

2. Pengaturan Jam Bergilir: Melakukan rekayasa aliran air (pembagian zona) agar pendistribusian jaringan pipa tetap dapat dirasakan secara merata meski dengan debit terbatas.

Perumdam Waemami juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Luwu Timur untuk mulai menerapkan hemat air dan menampung air saat aliran sedang mengalir.

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *