Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Pinrang Membangun Koordinasi Melalui Komite Demi Pencapaian Visi Misinya

oleh -348 views

PINRANG, RRN — Dalam rangka pencapaian Visi Misi Madrasah Ibtidaiyah Negeri(MIN) Pinrang adalah membangun Koordinasi kepada orang siswa melalui Komite sekolah.

Pertama melaksanakan pertemuan kepada semua orang tua siswa dengan maksud untuk menyampaikan Visi dan Misi sekolah ini apa-apa yang
harus di Programkan sehingga dapat mencapai tujuan, apa yang menjadi harapan dalam program tersebut.

Alhamdulillah dengan menerapkan cara seperti ini sudah terasa mendapat dukungan dari masyarakat, buktinya sudah melakukan pengecetan dinding dan taman-taman serta memberikan sumbangan berupa tanaman kembang.

Guna untuk melengkapi taman sehingga indah di pandang, juga menambah nilai point’ sewaktu di Akreditasi bulan enam tahun 2019.

Kedua menerapkan kedisiplinan tentang Pendidikan, dengan melaksanakan Absent Print Ceklok atas kehadiran siswa dalam setiap harinya sehingga tidak ada lagi yang mengklaim sebab ada bukti yang diprint setiap bulannya.

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Pinrang Abd.Rauf. S,Pdi. M,Si menuturkan kepada wartaw an radarreportasenews.co.id bahwa sekolah ini tepatnya di Desa Malongi – longi keca Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang.

Dan mendidik siswa sebany ak 108 orang,ruang kelas bel ajar 6 Rombel, 1 ruang perpustakaan,1 ruang UKS dan 1 ruangan kantin bersama koperasi serta tenaga pengajar 18 guru,4 staf,1 satpam dan 1 orang Krening service.

Ketiga tentang kedisiplinan Ahlak, yaitu dalam setiap hari Rabu melaksanakan Sholat Duha secara bejamaah dan di lanjutkan dengan membaca Yasinan, serta setiap harinya juga dilaksanakan Sholat Dzuhur secara berjamaa sebelum pulang sekolah.

Lalu pada hari Jum’at untuk kelas 1 dan 2 ketika mau pulang harus membaca BTQ (baca tulis Al-Qur’an), dihari Sabtu melaksanakan pembersihan .

Adapun kegiatan ekstrakurikuler yang kembali diaktifkan yang sebenarnya sudah ada sewaktu dipimpin oleh kepala sekolah yang lama namun karena sudah mulai redup sebab masaalah pembina yang tidak ada.

Diantara kegiatan tersebut adalah Latihan Pramuka dan Dramben, dan pelatihnya di datangkan dari luar sekolah yaitu pelatih dari SMA atau dari SMP,”ujar Abd.Rauf”.

(GA ZALI RASYID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *