Ini Cerita Saksi Mata Dalam Kebakaran Yang Tewaskan 6 Orang

oleh -6.588 views

JEPOT, RRN—Satu Buah rumah panggung rata dengan tanah yang terjadi pada selasa malam (26/01) dikampung Bulloe Desa Bonto Matene, Kec.Turatea, Kab.Jeneponto.

Menurut salah satu saksi mata, Dodi (20), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.45 WITA, saya melihat ada kepulan asap yang berasal dari rumah Siradjang dg tongang (70) dan api pun langsung terlihat besar.

” Awalnya saya beserta teman teman masih bermain kartu disebuah cafe dekat rumah korban, seketika itu pula teman saya yang berada di meja kasir melihat kepulan asap dan suara ledakan besar sebanyak satu kali, kami pun bersama teman menuju kelokasi kebakaran. Namun api sudah membesar,” terangnya ketika diwawancara langsung oleh Radarreporsenews.CO.ID,  Rabu (27/01/2021).

Ketika kami sudah melihat rumah dg tongang yang sudah terbakar, kami pun mencoba untuk membangunkan penghuni rumah dan warga lainnya mencoba membantu namun dalam keadaan panik untuk mencari sumber air ketika itu api pun semakin membesar.

” Kami langsung melihat rumah dg. Tongang dengan api yang membesar dan mencoba membangunkan mereka dengan melempar batu kearah rumah tersebut, dan warga lainnya panik mencari air yang biasanya mengalir di selokan, namun yang tersisa hanya air yglang tergenang,” ujarnya.

Di pihak keluarga korban yakni Iksan dg katti juga menambahkan bahwa sesampainya ia di TKP rumah korban sudah terbakar yang awal kejadianya dari beberapa pemuda yang masih berada dicafe dekat rumah korban.

” Anak muda yang masih nongkrong di sebuah cafe berlarian dan berteriak kebakaran sambil menuju kerumah korban dan mencoba melempar kayu ke arah rumah korban guna untuk membangunkan penghuni rumah tersebut,”terangnya.

Iksan dg katti menuturkan bahwa setelah petugas damkar jeneponto tiba dilokasi kejadian,api pun bisa dipadamkan. Namun pemilik rumah dan yang lainnya ditemukan tewas mengenaskan.

” Setelah damkar tiba dilokasi TKP api pun berhasil di padamkan, Namun Dg.Tongang beserta keluarganya ditemukan tewas dalam keadaan tragis dengan luka bakar yang serius,”tuturnya.

Selanjutnya petugas membawa korban kerumah sakit umum daerah Lanto daeng pasewang untuk di autopsi guna mengetahui identitas korban yang meninggal,”tutupnya.

Diketahui daftar nama Korban yang meninggal akibat kebakaran rumah di bulloe Sirajang dg tongang(70), Saleori dg cini(62), Yusuf dg Tompo merupakan sebagai pendamping desa(32), Armidamayanti dg kebo nerupakan sebagai perawat di salah puskesmas(29), Bayi king abd Soleh(8bln)Biyang anak ponakan(8th).

(Pupung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *